100.000 Jemaah Padati Monas dalam Zikir dan Doa Kebangsaan

Jakarta, Aktualis.ID - Sekitar 100.000 jemaah dari berbagai penjuru Jabodetabek dan sekitarnya memadati Lapangan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, hari ini, Senin, 03 Agustus 2026. Mereka berkumpul untuk mengikuti acara Zikir dan Doa Kebangsaan yang diselenggarakan sejak pagi hingga siang hari. Acara ini bertujuan untuk memperkuat persatuan bangsa, mendoakan stabilitas negara, serta memohon keselamatan dari berbagai tantangan yang dihadapi Indonesia.

Keramaian massa mulai terlihat sejak pukul 06.00 WIB, dengan ribuan jemaah berjalan kaki menuju area Monas setelah memarkir kendaraan di kantong-kantong parkir yang telah disediakan di sekitar IRTI Monas, Lapangan Banteng, dan Masjid Istiqlal. Aparat keamanan gabungan dari Polri, TNI, dan Satpol PP dikerahkan untuk mengamankan jalannya acara serta mengatur arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan protokol yang terdampak, seperti Jalan Medan Merdeka Selatan dan Jalan Medan Merdeka Utara.

▼ SCROLL UNTUK LANJUT MEMBACA ▼
▲ LANJUTAN ARTIKEL ▲
Baca juga

Di balik semangat kebersamaan, penyelenggaraan acara berskala masif ini juga menyoroti tantangan logistik dan dampak sosial-ekonomi di sekitar lokasi. Pedagang kaki lima dan asongan yang biasa beroperasi di sekitar Monas, meskipun beberapa di antaranya meraup keuntungan dari penjualan makanan dan minuman, harus berhadapan dengan pembatasan akses dan penertiban. Selain itu, volume sampah yang dihasilkan dari puluhan ribu jemaah menjadi perhatian serius bagi Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta.

"Kami bersyukur acara berjalan lancar dan tertib. Ini adalah bukti nyata bahwa masyarakat Indonesia sangat mendambakan persatuan dan kedamaian," ujar Bapak H. Budi Santoso, Ketua Panitia Pelaksana Zikir dan Doa Kebangsaan, saat ditemui di lokasi. "Antusiasme jemaah yang mencapai angka 100.000 lebih ini menunjukkan bahwa nilai-nilai kebangsaan masih sangat kuat di hati rakyat."

Like 0
Love 0
Wow 0
Haha 0
Sad 0
Angry 0
Advertisement

Kata Aktualizer

  1. Belum ada komentar.

Tulis komentar

Silakan login atau daftar untuk menulis komentar.

Related to this topic:

Advertisement