Komdigi Tegur YouTube Usai Konten Promosi Vape Libatkan Anak
Jakarta, Aktualis.ID - Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) secara resmi melayangkan teguran keras kepada platform berbagi video YouTube. Teguran ini menyusul temuan konten promosi produk rokok elektrik (vape) yang secara terang-terangan melibatkan anak-anak di bawah umur. Peristiwa ini terungkap kemarin, Sabtu, 01 Agustus 2026, setelah tim pemantau Komdigi menemukan beberapa video yang dinilai melanggar etika dan regulasi perlindungan anak di ranah digital.
Teguran tersebut meminta YouTube untuk segera menindaklanjuti dengan menghapus konten-konten bermasalah dan memperketat sistem moderasi mereka. Konten yang ditemukan menampilkan anak-anak yang berinteraksi langsung dengan produk vape, bahkan dalam beberapa kasus, seolah-olah menggunakannya, yang memicu kekhawatiran serius dari berbagai pihak terkait potensi dampak negatif terhadap kesehatan dan perilaku anak.
Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Komdigi, Bapak Semuel Abrijani Pangerapan, menyatakan bahwa tindakan ini adalah bagian dari komitmen pemerintah dalam melindungi generasi muda dari paparan konten berbahaya. "Kami telah mengirimkan surat teguran resmi kepada YouTube dan meminta mereka untuk segera mengambil tindakan tegas. Konten yang melibatkan anak-anak dalam promosi produk adiktif seperti vape adalah pelanggaran serius terhadap Undang-Undang Perlindungan Anak dan etika penyiaran," ujar Bapak Semuel, Minggu (02/08/2026).
Insiden ini kembali menyoroti celah pengawasan dan tanggung jawab platform digital dalam memfilter konten yang diunggah penggunanya. Meskipun YouTube memiliki pedoman komunitas yang ketat, konten promosi vape yang menyasar anak-anak masih dapat lolos dan diakses publik. Hal ini menimbulkan pertanyaan tentang efektivitas algoritma dan tim moderasi manusia dalam mengidentifikasi pelanggaran yang lebih halus atau yang sengaja disamarkan oleh pengunggah.
Kata Aktualizer
- Belum ada komentar.