PPATK Catat Penurunan Drastis Perputaran Uang Judi Online di Era Prabowo

Jakarta, Aktualis.ID - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mencatat penurunan drastis perputaran uang yang terkait dengan aktivitas judi online di Indonesia. Data terbaru yang dirilis PPATK hari ini, Jumat (24/7/2026), menunjukkan tren penurunan signifikan sejak awal era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, seiring dengan intensifikasi upaya pemberantasan oleh pemerintah dan Satuan Tugas (Satgas) Pemberantasan Judi Online.

Kepala PPATK, Ivan Yustiavandana, menjelaskan bahwa perputaran uang judi online yang sebelumnya mencapai angka triliunan rupiah per bulan, kini telah menyusut hingga ratusan miliar rupiah. Penurunan ini merupakan hasil langsung dari langkah-langkah penegakan hukum yang lebih ketat, pemblokiran ribuan rekening, serta koordinasi antarlembaga yang semakin solid. "Kami melihat adanya efek jera yang signifikan. Perputaran uang yang kami pantau menunjukkan tren menurun secara konsisten dalam beberapa bulan terakhir," ujar Ivan Yustiavandana dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (24/7/2026).

▼ SCROLL UNTUK LANJUT MEMBACA ▼
▲ LANJUTAN ARTIKEL ▲
Baca juga

PPATK telah memblokir lebih dari 150.000 rekening bank yang terindikasi kuat terlibat dalam transaksi judi online sejak Januari 2026. Pemblokiran ini dilakukan setelah analisis mendalam terhadap pola transaksi mencurigakan dan kerja sama erat dengan perbankan serta penyedia jasa keuangan lainnya. Dana yang berhasil dibekukan dari rekening-rekening tersebut kini dalam proses penyitaan oleh aparat penegak hukum.

Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol. Sandi Nugroho, menambahkan bahwa upaya penangkapan terhadap bandar dan operator judi online juga terus digencarkan. "Kami tidak akan berhenti. Penurunan perputaran uang ini adalah indikator positif, namun perjuangan belum usai. Kami akan terus memburu para pelaku hingga ke akar-akarnya," tegas Irjen Pol. Sandi Nugroho, mewakili Satgas Pemberantasan Judi Online, saat dihubungi terpisah.

Like 0
Love 0
Wow 0
Haha 0
Sad 0
Angry 0
Advertisement

Kata Aktualizer

  1. Belum ada komentar.

Tulis komentar

Silakan login atau daftar untuk menulis komentar.

Related to this topic:

Advertisement