Prabowo Tegaskan Perusahaan Tambang Batu Bara Wajib Hilirisasi, Ancam Sanksi Tegas
Kewajiban hilirisasi ini diharapkan dapat mendorong investasi di sektor industri pengolahan batu bara, seperti gasifikasi batu bara menjadi dimetil eter (DME) atau kokas. Namun, tantangan besar menanti, terutama bagi perusahaan-perusahaan kecil dan menengah yang mungkin kesulitan mengakses modal dan teknologi. Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan akan terus memantau ketat progres hilirisasi dan memberikan pendampingan teknis, namun tanpa kompromi terhadap target yang telah ditetapkan.
"Kami memahami bahwa investasi hilirisasi tidak murah, namun ini adalah investasi jangka panjang untuk masa depan bangsa," kata Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara Kementerian ESDM, Ridwan Djamaluddin, saat dihubungi terpisah. "Pemerintah akan memastikan regulasi yang mendukung, tetapi juga akan bertindak tegas terhadap pelanggaran. Tidak ada lagi toleransi bagi yang hanya ingin mengeruk keuntungan tanpa memberikan nilai tambah bagi negara."
Langkah ini diharapkan dapat menjadi momentum krusial untuk mengubah wajah industri pertambangan batu bara Indonesia, dari sekadar pengekspor komoditas mentah menjadi pemain kunci dalam rantai nilai global yang lebih kompleks dan berkelanjutan.
Kata Aktualizer
- Belum ada komentar.