Merdeka dari Gelap: Setelah 81 Tahun Menanti, Cahaya Listrik Akhirnya Menyinari Kampung Tuba TTS

Redaksi - Sebuah momen bersejarah yang terwujud berkat kolaborasi warga, petugas PLN, serta dukungan dari Kajari Kota Kupang, Yupiter Selan, S.H., M.Hum

Soe, Aktualis.ID - Penantian panjang melintasi beberapa generasi akhirnya berbuah manis bagi warga Kampung Tuba, Desa Nule, Kecamatan Amanuban Barat, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur. Tepat pada 10 Oktober 2026, perkampungan ini akhirnya resmi dialiri listrik, mengakhiri masa gelap gulita yang telah membelenggu selama 81 tahun.

Selama delapan dekade lebih, malam-malam di Kampung Tuba dilalui dalam kesunyian. Sepuluh tahun yang lalu, kampung ini nyaris tak memiliki denyut aktivitas di malam hari. Warga hanya bisa mengandalkan penerangan seadanya dari lampu pelita yang temaram, atau panel surya sederhana yang sangat bergantung pada terik matahari siang.

▼ SCROLL UNTUK LANJUT MEMBACA ▼
▲ LANJUTAN ARTIKEL ▲
Baca juga

Namun, sejarah baru kini telah diukir. Masuknya jaringan listrik dari Perusahaan Listrik Negara (PLN) membawa terang yang tak hanya menyinari rumah-rumah kayu warga, tetapi juga menyalakan kembali harapan. Momen bersejarah ini menjadi kebanggaan dan haru yang mendalam bagi seluruh warga, khususnya rumpun keluarga besar Selan, Bansae, Tse, Nubatonis, Faot, serta keluarga-keluarga lain yang telah lama bermukim di sana.

Hadirnya listrik ini menjadi bukti nyata bahwa Kampung Tuba masih "hidup" dan tidak luput dari radar kepedulian pemerintah dan tokoh masyarakat.

Like 0
Love 0
Wow 0
Haha 0
Sad 0
Angry 0
Advertisement

Kata Aktualizer

  1. Belum ada komentar.

Tulis komentar

Silakan login atau daftar untuk menulis komentar.

Related to this topic:

Advertisement