Evi, Dengan Tongkat dan Harapan, Berjuang di Bursa Kerja Jakarta

Menanggapi hal ini, Kepala Subdirektorat Penempatan Tenaga Kerja Disabilitas Kementerian Ketenagakerjaan, Bapak Budi Santoso, mengakui adanya tantangan. "Kami terus mendorong perusahaan untuk memenuhi kuota dan menyediakan lingkungan kerja yang inklusif," kata Budi. "Namun, edukasi dan perubahan pola pikir memang membutuhkan waktu. Kami juga akan mengevaluasi standar aksesibilitas di acara-acara bursa kerja ke depan." Pernyataan ini disampaikan Budi Santoso kepada awak media di lokasi Job Fair sore ini.

Kisah Evi menyoroti tantangan yang masih dihadapi ribuan penyandang disabilitas lain di Indonesia dalam mencari pekerjaan. Data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2023 menunjukkan tingkat partisipasi angkatan kerja penyandang disabilitas masih jauh di bawah non-disabilitas, dengan angka pengangguran yang lebih tinggi. Kondisi ini menyoroti urgensi implementasi kebijakan yang lebih tegas dan komitmen nyata dari sektor swasta untuk menciptakan lingkungan kerja yang benar-benar inklusif.

▼ SCROLL UNTUK LANJUT MEMBACA ▼
▲ LANJUTAN ARTIKEL ▲
Baca juga
Like 0
Love 0
Wow 0
Haha 0
Sad 0
Angry 0
Advertisement

Kata Aktualizer

  1. Belum ada komentar.

Tulis komentar

Silakan login atau daftar untuk menulis komentar.

Related to this topic:

Advertisement