BMKG: Indonesia Masuk Fase El Nino Kuat, Kekeringan Ekstrem Mengancam
Ironisnya, di tengah peringatan berulang dari BMKG sejak beberapa bulan lalu mengenai potensi El Nino, banyak daerah masih terlihat minim persiapan konkret. Petani di Indramayu, Jawa Barat, salah satu lumbung padi nasional, mengaku belum menerima sosialisasi atau bantuan yang memadai untuk menghadapi musim tanam yang terancam.
"Kami sudah mulai kesulitan air untuk mengairi sawah. Kalau begini terus, bisa-bisa panen gagal total. Pemerintah bilang siap, tapi di lapangan kami belum merasakan bantuan apa-apa, bahkan harga pupuk dan bibit sudah naik," keluh Bapak Sutrisno (55), seorang petani di Desa Karanganyar, Indramayu, saat ditemui kemarin. Ia menambahkan bahwa kekhawatiran akan gagal panen telah memicu keresahan di kalangan petani.
Pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah mengumumkan rencana distribusi pompa air, pembangunan embung, serta upaya modifikasi cuaca. Namun, efektivitas implementasi di lapangan dan kecepatan respons terhadap kebutuhan mendesak masyarakat terdampak akan menjadi penentu utama dalam menghadapi tantangan El Nino kuat ini.
Kata Aktualizer
- Belum ada komentar.