Ribuan Pencari Kerja Padati Job Fair Smesco, Pengangguran Masih Jadi Tantangan di Tengah Bertambahnya Angkatan Kerja
Redaksi - Ribuan Pencari Kerja Padati Job Fair Smesco, Pengangguran Masih Jadi Tantangan di Tengah Bertambahnya Angkatan Kerja
Penyelenggaraan bursa kerja secara berulang menunjukkan bahwa saluran pertemuan antara perusahaan dan pelamar masih dibutuhkan. Akan tetapi, jumlah peserta, perusahaan, atau lowongan yang diumumkan belum cukup untuk menilai keberhasilan suatu acara. Ukuran yang lebih substantif adalah berapa banyak pelamar yang memenuhi kualifikasi, memperoleh wawancara, menerima tawaran kerja, dan akhirnya benar-benar ditempatkan.
Tantangan Bukan Hanya Mendapatkan Lowongan
Persaingan di bursa kerja mencerminkan persoalan kecocokan antara kebutuhan perusahaan dan profil tenaga kerja. Perusahaan dapat membuka posisi, tetapi pelamar belum tentu memiliki keterampilan, sertifikasi, pengalaman, atau lokasi tempat tinggal yang sesuai dengan persyaratan. Sebaliknya, pencari kerja bisa memiliki kompetensi yang memadai, tetapi tidak menemukan posisi yang cocok dengan pengalaman dan tingkat penghasilan yang dibutuhkan.
Bagi pencari kerja muda, tantangan tersebut dapat muncul ketika lowongan mensyaratkan pengalaman yang sulit diperoleh tanpa kesempatan kerja pertama. Sementara bagi pekerja yang terkena PHK seperti Fahmi, persoalannya dapat berupa kebutuhan untuk menemukan posisi baru yang sepadan dengan pengalaman sebelumnya atau mempelajari keterampilan tambahan agar dapat memasuki sektor lain.
Karena itu, efektivitas bursa kerja perlu didukung layanan yang lebih menyeluruh. Informasi mengenai jabatan, kisaran upah, jenis kontrak, lokasi kerja, kualifikasi, dan tahapan seleksi perlu tersedia secara jelas. Pelamar juga membutuhkan akses terhadap pelatihan yang relevan dengan kebutuhan nyata perusahaan, bukan sekadar pelatihan yang tidak memiliki hubungan langsung dengan posisi yang sedang dibuka.
Kata Aktualizer
- Belum ada komentar.