DPR Debatkan Wacana Pemakzulan Gibran dan Sengitnya Saling Sindir Tokoh Politik
Redaksi - DPR Debatkan Wacana Pemakzulan Gibran dan Sengitnya Saling Sindir Tokoh Politik
Pengamat hukum tata negara dari Universitas Indonesia, Refly Harun, berpandangan bahwa eskalasi di parlemen merupakan konsekuensi logis dari belum tuntasnya persoalan integritas pemilu di masa lalu. Menurutnya, partai politik kini membaca peluang untuk menekan pemerintah melalui instrumen pengawasan parlemen.
"Persoalannya bukan sekadar apakah pemakzulan itu mudah dilakukan, melainkan bagaimana partai-partai koalisi menghitung ulang risiko politik mereka. Ketegangan ini menunjukkan kerapuhan koalisi pendukung pemerintah jika tekanan publik terus membesar," kata Refly saat dihubungi di Jakarta, Senin (12/10).