Ajudan Gubernur Kaltim Minta Maaf Usai Senggol Mahasiswa Pendemo

Redaksi - Ajudan Gubernur Kaltim Minta Maaf Usai Senggol Mahasiswa Pendemo

Samarinda, Aktualis.ID - Ajudan Gubernur Kalimantan Timur menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada publik setelah diduga bersikap arogan dan menyenggol seorang mahasiswa yang tengah menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor gubernuran, Rabu, 21 Oktober 2026. Insiden fisik tersebut langsung memicu ketegangan antara aparat pengamanan dan massa aksi yang menuntut transparansi kebijakan daerah.

Peristiwa bermula ketika kelompok mahasiswa dari berbagai aliansi kampus merangsek mendekati gerbang utama untuk menyampaikan tuntutan secara langsung kepada kepala daerah. Ketegangan meningkat saat barisan pengamanan internal melakukan aksi dorong, hingga berujung pada kontak fisik antara ajudan pejabat nomor satu di Kaltim itu dengan salah satu koordinator lapangan aksi.

▼ SCROLL UNTUK LANJUT MEMBACA ▼
▲ LANJUTAN ARTIKEL ▲
Baca juga

Kejadian ini kembali menyoroti pentingnya Standar Operasional Prosedur pengamanan kepala daerah yang humanis serta batasan etika aparat dalam menghadapi unjuk rasa massa. Publik dan kalangan akademisi menilai insiden tersebut seharusnya dapat dihindari jika pengawal melekat memahami prinsip-prinsip penanganan unjuk rasa yang diatur dalam undang-undang.

"Kami secara resmi menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada rekan-rekan mahasiswa dan seluruh pihak atas insiden yang terjadi di lapangan. Tidak ada niat sedikit pun dari kami untuk mencederai proses menyampaikan aspirasi yang dijamin oleh konstitusi," ujar sang ajudan dalam keterangan pers singkat di hadapan awak media.

Like 0
Love 0
Wow 0
Haha 0
Sad 0
Angry 0
Advertisement

Kata Aktualizer

  1. Belum ada komentar.

Tulis komentar

Silakan login atau daftar untuk menulis komentar.

Related to this topic:

Advertisement