Ajudan Gubernur Kaltim Minta Maaf Usai Senggol Mahasiswa Pendemo
Redaksi - Ajudan Gubernur Kaltim Minta Maaf Usai Senggol Mahasiswa Pendemo
Menanggapi insiden tersebut, pihak Kepolisian Daerah Kalimantan Timur menyatakan segera melakukan evaluasi internal terkait pola pengamanan pejabat publik saat menghadapi aksi demonstrasi massa. Polisi menegaskan bahwa pengawalan melekat harus memprioritaskan dialog dan pengamanan persuasif alih-alih tindakan fisik yang provokatif.
"Kami telah meminta keterangan awal dari pihak pengamanan internal pemda dan mengimbau agar seluruh unsur pengawal kepala daerah tetap menjunjung tinggi profesionalisme. Ruang demokrasi harus dijaga tanpa ada tindakan yang mencederai keselamatan demonstran," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Kaltim.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur juga merespons cepat dengan membuka ruang dialog bersama perwakilan mahasiswa yang menjadi korban senggolan. Pemerintah daerah berjanji mengevaluasi kinerja tim protokoler agar kejadian serupa tidak terulang pada masa mendatang demi menjaga kondusivitas daerah.
"Pemerintah daerah sangat menghargai kritik dan masukan dari adik-adik mahasiswa sebagai bagian dari kontrol sosial. Kami berkomitmen memperbaiki komunikasi dan koordinasi pengamanan agar insiden gesekan fisik tidak terjadi lagi," ucap juru bicara Pemprov Kaltim saat memberikan penjelasan resmi.
Kata Aktualizer
- Belum ada komentar.