Skandal Perselingkuhan Berujung KDRT di Sahan: Dari Pelarian ke Kalimantan hingga Mediasi Desa
Redaksi - Skandal Perselingkuhan Berujung KDRT di Sahan: Dari Pelarian ke Kalimantan hingga Mediasi Desa
- Melakukan pemukulan secara fisik terhadap sang istri.
- Melempari korban menggunakan benda keras (tas).
- Mengamuk dan merusak berbagai perabot rumah tangga.
- Melakukan penelantaran terhadap istri dan ketiga anak kandungnya.
Suasana rumah yang mencekam dan penuh teror ini memaksa FN mengambil langkah penyelamatan diri. Demi melindungi keselamatan nyawa dan mental ketiga anaknya, FN terpaksa melarikan diri dan mengungsi ke kediaman orang tuanya di desa tetangga, Daenam.
Tertangkap Warga hingga Nekat Kabur ke Kalimantan
Skandal ini sejatinya telah terendus oleh masyarakat. Dugaan perzinaan antara YM dan OTAL sempat memicu kemarahan warga hingga berujung pada penangkapan basah oleh masyarakat sekitar beberapa waktu lalu.
Namun, alih-alih mempertanggungjawabkan perbuatannya dan menyelesaikan masalah secara kekeluargaan, YM dan OTAL justru mengambil jalan pintas. Keduanya nekat melarikan diri ke Pulau Kalimantan demi menghindari sanksi sosial dan amukan keluarga.
Meski demikian, upaya pelarian tersebut tidak bertahan lama. Kabar mengenai jejak pelarian mereka dengan cepat menyebar luas. Mendapat tekanan moral dan desakan dari berbagai pihak yang menginginkan keadilan bagi FN, para pihak terkait berupaya memulangkan pasangan gelap tersebut ke kampung halaman.
Kata Aktualizer
- Belum ada komentar.