BMKG Siagakan Jabodetabek Hadapi Curah Hujan Ekstrem Dua Hari ke Depan
Di tingkat lokal, Dinas Sumber Daya Air Provinsi DKI Jakarta langsung menerjunkan ratusan petugas satuan tugas ke lapangan guna memastikan aliran air di kali-kali utama tidak tersumbat oleh sampah dan sedimentasi lumpur. Sejumlah pintu air kini berada dalam status pemantauan ketat selama 24 jam penuh.
Kepala Dinas SDA DKI Jakarta, Syaefulloh Tamliha, menegaskan bahwa seluruh infrastruktur pengendali banjir telah disiagakan pada kapasitas maksimal untuk menekan durasi genangan apabila hujan turun dengan durasi lama di atas permukaan daratan Jakarta.
"Sebanyak 585 unit pompa stasioner yang tersebar di 178 lokasi strategis kini berstatus siaga penuh. Kami juga mengoperasikan 500 unit pompa mobile untuk menjangkau titik-titik limpasan yang sulit diakses oleh sistem drainase makro," kata Syaefulloh.
Sementara itu, pemerintah kota penyangga seperti Kota Depok dan Kota Tangerang Selatan turut memperketat pengawasan terhadap daerah aliran sungai (DAS) yang berhulu di kawasan pegunungan. Koordinasi lintas wilayah dilakukan guna mengontrol volume debit air yang mengalir menuju Jakarta.
Kata Aktualizer
- Belum ada komentar.