Aceh, Aktualis.ID - Kepolisian Republik Indonesia bersama Badan Narkotika Nasional menggerebek sebuah laboratorium narkotika rahasia yang beroperasi di wilayah pedalaman Aceh. Dalam operasi gabungan tersebut, aparat penegak hukum menyita barang bukti berupa 1,2 ton sabu siap edar beserta sejumlah bahan kimia prekursor.
Pengungkapan pabrik gelap ini bermula dari pengembangan kasus peredaran narkotika lintas negara yang diselidiki selama beberapa bulan terakhir. Petugas gabungan memantau pergerakan mencurigakan dari sindikat produsen sabu yang memanfaatkan wilayah geografis terpencil di Sumatra untuk menghindari deteksi aparat keamanan.
Laboratorium gelap ini didirikan di sebuah kawasan perkebunan yang sulit diakses kendaraan roda empat guna mengelabui warga setempat. Para pelaku memanfaatkan bangunan semipermanen untuk memproduksi narkotika golongan satu tersebut secara mandiri dengan kapasitas produksi yang diperkirakan mencapai skala besar.
Kepala BNN menyatakan bahwa fasilitas produksi terselubung ini dikendalikan oleh sindikat narkotika internasional yang melibatkan jaringan warga negara asing dan lokal. Peran masing-masing pelaku kini sedang diurai secara mendalam oleh tim penyidik gabungan.
Kata Aktualizer
- Belum ada komentar.