Salah satu warga terdampak, Ibu Siti Aminah (55), mengungkapkan kepedihannya. "Kami hanya bisa menyelamatkan diri dan sedikit barang berharga. Semuanya habis terbakar. Ini kampung kami, tempat kami lahir dan besar, sekarang tinggal puing," ujarnya dengan suara bergetar saat ditemui di posko pengungsian.
Pihak kepolisian dari Polres Sukabumi masih melakukan penyelidikan mendalam untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. Garis polisi telah dipasang di area yang terbakar untuk kepentingan olah tempat kejadian perkara. Pemerintah daerah berkoordinasi dengan tokoh adat setempat untuk merencanakan langkah rehabilitasi dan rekonstruksi kampung adat yang terdampak.