Kacamata AI Ray-Ban Meta Meluncur di Indonesia Tantang Aturan Privasi Data

Redaksi - Kacamata AI Ray-Ban Meta Meluncur di Indonesia Tantang Aturan Privasi Data

Kalangan konsumen sendiri menunjukkan sikap terbelah antara antusiasme terhadap adopsi teknologi mutakhir dan kecemasan atas potensi pengintaian massal. Sejumlah lembaga swadaya masyarakat bidang hak digital mendesak agar ada moratorium atau uji petik independen sebelum produk tersebut bebas digunakan di ruang publik. Mereka mengkhawatirkan normalisasi pengawasan tanpa izin di ruang-ruang publik terbuka seperti transportasi umum dan pusat perbelanjaan.

Koordinasi lintas lembaga antara Badan Sandi dan Siber Negara (BSSN) bersama Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri mulai diintensifkan guna mengantisipasi potensi kebocoran data biometrik. Data visual yang diambil secara terus-menerus oleh kacamata tersebut dikhawatirkan menjadi komoditas empuk bagi peretas internasional apabila sistem penyimpanan awan mengalami pembobolan.

▼ SCROLL UNTUK LANJUT MEMBACA ▼
▲ LANJUTAN ARTIKEL ▲
Baca juga

Pihak pemegang merek di Indonesia sejauh ini mengklaim bahwa perangkat mereka telah dilengkapi fitur pengaman privasi internal serta sensor indikator fisik yang menyala saat fungsi kamera diaktifkan. Kendati demikian, tekanan publik agar ada transparansi penuh dari korporasi teknologi global tersebut masih terus mengalir seiring mendekati tanggal distribusi perdana di pasaran.

Like 0
Love 0
Wow 0
Haha 0
Sad 0
Angry 0
Advertisement

Kata Aktualizer

  1. Belum ada komentar.

Tulis komentar

Silakan login atau daftar untuk menulis komentar.

Related to this topic:

Advertisement