Presiden Bentuk DNKK Kejar Target Kredit Rakyat Rp400 Triliun

Jakarta, Aktualis.ID - Presiden Republik Indonesia resmi membentuk Dewan Nasional Kesejahteraan Keluarga (DNKK) dengan menetapkan target ambisius penyaluran kredit rakyat mencapai Rp400 triliun pada tahun 2027. Lembaga adhoc lintas kementerian ini dibentuk untuk mengonsolidasikan program pembiayaan mikro agar langsung menyasar sektor produktif bawah yang selama ini belum tersentuh perbankan konvensional.

Dalam struktur operasionalnya, DNKK akan mengandalkan mekanisme penyaluran berbasis klaster komoditas dan rantai pasok lokal. Pendekatan ini dirancang untuk memotong rantai birokrasi penyaluran dana sehingga masyarakat di tingkat akar rumput dapat mengakses pembiayaan dengan bunga rendah tanpa hambatan administratif yang rumit.

▼ SCROLL UNTUK LANJUT MEMBACA ▼
▲ LANJUTAN ARTIKEL ▲
Baca juga

Target sektor penerima kredit rakyat ini difokuskan pada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), petani gurem, nelayan tradisional, serta buruh migran yang ingin beralih menjadi wirausahawan mandiri. Pemerintah mematok porsi minimal 60 persen dari total plafon Rp400 triliun harus terserap langsung oleh sektor riil di daerah.

"Kami tidak ingin dana sebesar ini hanya berhenti di atas kertas atau diserap oleh kelompok yang itu-kelompok itu saja. DNKK memastikan setiap rupiah dari target Rp400 triliun ini memiliki alamat jelas dan berdampak langsung pada penciptaan lapangan kerja baru di desa-desa," ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian dalam keterangan pers di Kompleks Istana Kepresidenan.

Like 0
Love 0
Wow 0
Haha 0
Sad 0
Angry 0
Advertisement

Kata Aktualizer

  1. Belum ada komentar.

Tulis komentar

Silakan login atau daftar untuk menulis komentar.

Related to this topic:

Advertisement