Investasi KEK Tembus Rp382 Triliun, Serap 302 Ribu Pekerja: Ekonom Ingatkan Dampak ke Daerah Belum Merata
Pengelola kawasan juga perlu memperkuat hubungan dengan usaha mikro, kecil, dan menengah melalui program pengembangan pemasok, peningkatan standar produk, akses pembiayaan, dan pelatihan. Keterlibatan usaha lokal akan memperbesar kemungkinan manfaat investasi menyebar ke sektor lain, bukan hanya terkonsentrasi pada perusahaan besar yang beroperasi di dalam kawasan.
Pada akhirnya, realisasi investasi kumulatif Rp382,1 triliun dan penyerapan 302.262 tenaga kerja menunjukkan besarnya skala kegiatan ekonomi KEK hingga September 2026. Namun, ukuran keberhasilan yang lebih mendasar adalah apakah investasi tersebut menghasilkan pekerjaan yang layak, meningkatkan pendapatan masyarakat, memperkuat industri domestik, menambah devisa, dan mendorong pertumbuhan daerah secara berkelanjutan.
Bagi pemerintah, tantangannya bukan hanya menarik modal, tetapi memastikan modal tersebut menghasilkan nilai tambah yang luas. Bagi masyarakat, pertanyaan yang perlu terus diajukan adalah seberapa besar manfaat KEK dirasakan di luar pagar kawasan. Jawaban atas pertanyaan itu akan menentukan apakah KEK benar-benar menjadi pusat pertumbuhan yang inklusif atau sekadar lokasi investasi dengan manfaat ekonomi yang terkonsentrasi.
Kata Aktualizer
- Belum ada komentar.