Dua Bocah Asal Surabaya Jalani Perawatan di RSJ Usai Aniaya Anak Difabel Hingga Tewas
Redaksi - Dua Bocah Surabaya Jalani Perawatan di RSJ Usai Aniaya Anak Difabel Hingga Tewas
Peristiwa tragis ini sekaligus membuka ruang evaluasi besar-besaran terhadap sistem pengawasan di tingkat keluarga dan lingkungan sekolah. Lemahnya deteksi dini terhadap perilaku menyimpang pada anak dinilai menjadi celah yang memicu aksi perundungan berulang hingga berakibat fatal.
Sejumlah pihak mendesak Dinas Pendidikan dan lembaga sosial untuk memperketat mitigasi kekerasan di lingkungan satuan pendidikan dasar dan menengah. Pengawasan harian yang longgar kerap membuat tindakan intimidasi antar-siswa luput dari pantauan guru dan orang tua.
"Sekolah dan keluarga harus memegang tanggung jawab penuh dalam membangun empati anak sejak dini. Kasus di Surabaya ini adalah alarm keras bahwa perundungan sudah berada di ambang darurat kemanusiaan," kata seorang aktivis pemerhati anak.
Sementara itu, pihak Rumah Sakit Jiwa Surabaya menyatakan bahwa kedua bocah tersebut ditempatkan di ruang khusus dengan pengawasan ketat tim dokter spesialis jiwa. Observasi klinis dilakukan secara maraton untuk memetakan kondisi kognitif dan emosional mereka selama menjalani masa perawatan.
Kata Aktualizer
- Belum ada komentar.