Kementerian Keuangan mencairkan anggaran belanja negara sebesar Rp1.300 triliun dalam tiga bulan guna percepatan program pemerintah Presiden Prabowo.
Pemerintah berargumen akselerasi belanja sosial dapat menjadi “penyangga” ketika konsumsi rumah tangga perlu dijaga momentumnya, terutama pada periode awal tahun saat aktivitas ekonomi biasanya kembali menanjak.