Asosiasi Pengusaha Elektronik Indonesia mencatat bahwa penetrasi televisi pintar berbasis resolusi tinggi mengalami lonjakan permintaan hingga dua puluh persen sepanjang tahun berjalan. Kondisi ini didorong oleh migrasi siaran televisi teresterial digital serta masifnya adopsi layanan pemutaran video berbasis langganan di kalangan masyarakat perkotaan.
Sejumlah produsen pesaing pun dilaporkan telah menyiapkan strategi tandingan untuk menghadapi ekspansi lini televisi pintar terbaru dari Xiaomi ini. Persaingan ketat di lini harga menengah dipastikan bakal memberikan keuntungan lebih bagi konsumen melalui beragam opsi perangkat hiburan rumah yang semakin variatif dan terjangkau.
"Kami terus memantau dinamika pasar dan memastikan bahwa rantai pasok kami siap menghadapi lonjakan permintaan konsumen domestik. Komitmen kami tetap berfokus pada penyediaan inovasi teknologi yang dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat di Indonesia," tutup perwakilan manajemen Xiaomi.
Kata Aktualizer
- Belum ada komentar.