Pemangkasan Pasokan Gas Paksa Singapura Lirik Nuklir dan Dorong ESDM Amankan Energi

Jakarta, Aktualis.ID - Pemerintah Indonesia secara resmi memangkas volume ekspor pasokan gas bumi menyusul lonjakan kebutuhan domestik yang mendesak. Kebijakan restriksi komoditas energi ini langsung memicu reaksi dari Singapura yang selama ini sangat bergantung pada pasokan gas pipa dari tanah air untuk membangkitkan sebagian besar listrik nasionalnya.

Krisis pasokan yang terjadi mendadak tersebut memaksa otoritas energi di Singapura mulai melirik opsi pemanfaatan energi nuklir. Langkah diversifikasi radikal ini diambil demi menjamin ketahanan kelistrikan jangka panjang di negara pulau yang memiliki keterbatasan ruang dan sumber daya alam alternatif tersebut.

▼ SCROLL UNTUK LANJUT MEMBACA ▼
▲ LANJUTAN ARTIKEL ▲
Baca juga

Di dalam negeri, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bergerak cepat merumuskan langkah-langkah strategis. Kebijakan pemangkasan ekspor gas ini diberlakukan semata-mata untuk mengamankan ketersediaan pasokan energi jangka panjang bagi industri strategis serta pembangkit listrik nasional di tengah tren penurunan produksi dari beberapa lapangan migas tua.

"Prioritas utama kami saat ini adalah memastikan seluruh kebutuhan energi domestik terpenuhi tanpa hambatan, baik untuk sektor industri maupun kelistrikan masyarakat luas," ujar pejabat berwenang di lingkungan Kementerian ESDM pada Minggu, 25 Oktober 2026.

Like 0
Love 0
Wow 0
Haha 0
Sad 0
Angry 0
Advertisement

Kata Aktualizer

  1. Belum ada komentar.

Tulis komentar

Silakan login atau daftar untuk menulis komentar.

Related to this topic:

Advertisement