Menteri Pertanian Bongkar Praktik Pengoplosan Beras SPHP di Jakarta Timur

Jakarta, Aktualis.ID - Menteri Pertanian secara tegas membongkar praktik kecurangan berupa pengoplosan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan milik pemerintah menjadi beras kategori premium di sebuah lokasi penggilingan padi di wilayah Jakarta Timur. Temuan lapangan ini didapatkan setelah otoritas terkait menerima laporan masyarakat mengenai kejanggalan kualitas dan lonjakan harga jual komoditas pangan pokok bersubsidi tersebut di pasaran.

Dalam operasi sidak tersebut, ditemukan bukti konkret bahwa beras SPHP yang seharusnya dijual dengan harga murah kepada masyarakat kelas bawah sengaja dikemas ulang ke dalam karung bermerek premium. Modus operandi para pelaku melibatkan proses pencampuran kualitas beras medium pemerintah dengan beras komersial berbutir patah tinggi untuk mendulang keuntungan sepihak secara ilegal di tengah situasi pasar yang fluktuatif.

▼ SCROLL UNTUK LANJUT MEMBACA ▼
▲ LANJUTAN ARTIKEL ▲
Baca juga

"Kami menemukan langsung di lokasi bagaimana beras program stabilisasi harga yang diperuntukkan bagi rakyat kecil justru disalahgunakan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk mencari margin keuntungan berlipat-lipat," ujar Menteri Pertanian saat memberikan keterangan pers di lokasi penggerebekan pada Kamis, 29 Oktober 2026.

Perum Bulog selaku pihak yang mendistribusikan beras SPHP langsung merespons temuan ini dengan memperketat pengawasan rantai pasok dari gudang penyimpanan hingga ke tangan pedagang tingkat akhir. Perum Bulog menegaskan bahwa distribusi beras subsidi ini memiliki alur ketat yang seharusnya tidak bisa disimpangkan oleh pihak-pihak di luar mitra resmi penugasan pemerintah.

Like 0
Love 0
Wow 0
Haha 0
Sad 0
Angry 0
Advertisement

Kata Aktualizer

  1. Belum ada komentar.

Tulis komentar

Silakan login atau daftar untuk menulis komentar.

Related to this topic:

Advertisement