Mal Legendaris 28 Tahun Tutup Total Akibat Migrasi Belanja Online
Redaksi - Mal Legendaris 28 Tahun Tutup Total Akibat Migrasi Belanja Online
"Selama dua puluh delapan tahun kami bertahan melalui berbagai krisis ekonomi, tetapi gelombang belanja online kali ini benar-benar mematikan usaha kami. Kunjungan fisik sudah habis sama sekali, tidak ada lagi pembeli yang datang melihat barang secara langsung," ungkap salah seorang pedagang pakaian senior yang tokonya resmi ditutup.
Pemerintah pusat melalui kementerian terkait saat ini sedang berkoordinasi dengan dinas tenaga kerja setempat untuk mendata jumlah korban PHK akibat penutupan mal tersebut. Langkah mitigasi darurat disiapkan guna memberikan program jaring pengaman sosial serta pelatihan ulang keterampilan bagi ribuan tenaga kerja yang kini menganggur.
Kendati demikian, para pengamat ekonomi memperingatkan bahwa fenomena gulungnya tikar pusat perbelanjaan konvensional ini masih akan terus berlanjut dalam beberapa tahun ke depan jika pengelola gedung gagal menemukan model bisnis hibrida yang tepat. Tekanan kompetisi dari ekosistem digital menuntut transformasi radikal bagi infrastruktur komersial fisik di seluruh wilayah Indonesia.
Kata Aktualizer
- Belum ada komentar.