Kemenlu RI Akui Peran Generasi Muda di Belu Lestarikan Budaya
Dokumen Prokompim Setda Belu - Para Generasi Muda Desa Duarato saat menyambut kunjungan pihak Kementrian Luar Negeri RI.
Lebih jauh, perwakilan Kemenlu ini menyampaikan rekomendasi strategis berdasarkan diskusi dengan para akademisi, termasuk Rektor universitas di NTT.
Ia menekankan bahwa tradisi lisan saja tidak cukup untuk menjamin kelestarian budaya di era modern. Diperlukan upaya sistematis untuk mendokumentasikan setiap detail adat istiadat secara tertulis.
"Saya sempat berbincang dengan beberapa Dosen dan Rektor di NTT. Mereka menyarankan agar semua catatan budaya ini bisa dicatat secara tertulis, tidak hanya mengandalkan tradisi lisan. Tujuannya supaya budaya tidak hilang begitu saja, tetapi dapat diwariskan kepada generasi muda berikutnya untuk melanjutkan dan mempertahankan adat istiadat yang sangat istimewa ini," jelasnya.
Langkah dokumentasi ini dianggap krusial agar nilai-nilai filosofis, tata cara ritual, dan makna di balik setiap simbol budaya tetap utuh dan dapat dipelajari oleh generasi mendatang, bahkan oleh peneliti internasional.
Kata Aktualizer
- Belum ada komentar.