Danantara Tutup 750 BUMN Tidak Efisien Lewat Restrukturisasi

Redaksi - Danantara Tutup 750 BUMN Tidak Efisien Lewat Restrukturisasi

Jakarta, Aktualis.ID - Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) merencanakan penutupan dan likuidasi terhadap sekitar 750 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang dinilai tidak efisien maupun tidak produktif. Kebijakan drastis ini diambil sebagai langkah korektif dalam restrukturisasi besar-besaran korporasi pelat merah di Indonesia guna memangkas beban fiskal yang selama ini membebani anggaran pendapatan dan belanja negara.

Langkah penutupan massal ini menyasar perusahaan-perusahaan pelat merah yang mengalami kerugian menahun, kehilangan pangsa pasar, serta tidak lagi memberikan kontribusi signifikan terhadap dividen negara. Pemerintah memastikan bahwa proses seleksi dan audit menyeluruh sedang dikebut untuk menetapkan kriteria objektif perusahaan yang layak dibubarkan.

▼ SCROLL UNTUK LANJUT MEMBACA ▼
▲ LANJUTAN ARTIKEL ▲
Baca juga

Kriteria pasti BUMN yang masuk dalam daftar penutupan meliputi rasio utang yang jauh melampaui ekuitas, nihilnya operasional aktif selama tiga tahun berturut-turut, serta ketidakmampuan manajemen dalam melakukan pemulihan bisnis. Perusahaan-perusahaan zombie ini dinilai hanya menghabiskan suntikan dana penyertaan modal negara tanpa memberikan hasil nyata bagi perekonomian nasional.

"Kami tidak akan mentolerir keberadaan korporasi pelat merah yang hanya menjadi beban fiskal dan gagal beradaptasi dengan dinamika pasar modern. Likuidasi adalah jalan terbaik untuk membersihkan ekosistem ekonomi nasional dari entitas yang sakit," ujar pejabat berwenang di lingkungan Danantara dalam konferensi pers.

Like 0
Love 0
Wow 0
Haha 0
Sad 0
Angry 0
Advertisement

Kata Aktualizer

  1. Belum ada komentar.

Tulis komentar

Silakan login atau daftar untuk menulis komentar.

Related to this topic:

Advertisement