Dalam pidato televisi nasional, Sánchez menegaskan bahwa kebijakan negara itu dapat diringkas dalam empat kata: no to war (tidak untuk perang). Ia menekankan bahwa Spanyol tidak akan terlibat dalam sesuatu yang dianggap merusak dunia dan bertentangan dengan nilai-nilai serta kepentingan nasionalnya semata karena takut akan pembalasan.
Aksi itu digelar di tengah memanasnya situasi geopolitik Timur Tengah menyusul laporan serangan Amerika Serikat dan Israel ke Iran yang disebut menewaskan Khamenei. Sejumlah pendukung PDP terlihat membawa poster Khamenei dan meneriakkan slogan-slogan protes.
Trump menyebut pemerintah Spanyol “bersikap buruk” terhadap Amerika Serikat. Pernyataan keras itu muncul di tengah perselisihan terkait kebijakan pertahanan dan penggunaan pangkalan militer di wilayah Spanyol.
Menteri Luar Negeri Sugiono menyampaikan, pemerintah tidak menunggu situasi memburuk untuk bergerak. Ia mengaku telah memerintahkan Duta Besar RI di Teheran menyiapkan langkah evakuasi bagi WNI di wilayah terdampak.
Pemerintah Iran menegaskan bahwa pengembangan rudal hipersonik bersifat defensif. Mereka menyatakan teknologi ini dimaksudkan untuk mencegah ancaman eksternal dan menjaga stabilitas keamanan nasional.
Data terbaru menunjukkan sejak eskalasi dimulai, pasukan pertahanan UEA telah menghadapi sekitar 165 rudal balistik dan 541 drone yang diluncurkan dari wilayah Iran ke arah negara-negara Teluk.
Atas nama Tuhan para syuhada dan orang-orang benar,” demikian pembukaan pesan presiden yang sarat nuansa religius dan duka mendalam. Ia menekankan bahwa kemartiran puluhan siswa tak berdosa menjadi luka kolektif bagi bangsa.
Menurut Andina, serangan militer yang dilancarkan kedua negara telah memicu kecaman internasional dan meningkatkan kekhawatiran terhadap potensi meluasnya konflik di kawasan tersebut.
Trump secara konsisten mengatakan bahwa bukan hanya Amerika Serikat yang dirugikan oleh kemampuan nuklir Iran, tetapi juga sekutu utama Amerika di Timur Tengah, khususnya negara-negara seperti Israel yang secara langsung merasa terancam jika Iran memiliki senjata semacam itu.
Khamenei menikah dengan Mansoureh Khojasteh Bagherzadeh pada pertengahan 1960-an. Mansoureh lahir pada 23 Mei 1947 dan berasal dari keluarga religius di Mashhad. Pernikahan mereka menghasilkan enam anak, empat putra dan dua putri yang sebagian besar dikenal mempunyai peranan penting dalam sosial atau politik internal Iran.