Ia menyebut bahwa alasan utama di balik sikap tertutup Iran adalah rasa takut terhadap konsekuensi politik dan keamanan di dalam negeri.
Global
Presiden Ferdinand Marcos Jr. menyatakan bahwa ia telah menandatangani perintah eksekutif yang bertujuan menjaga keamanan energi nasional.
Selain itu, Pakistan juga memiliki hubungan historis dan budaya dengan Iran, yang dapat menjadi modal penting dalam membangun kepercayaan antara pihak-pihak yang bertikai.
Trump mengklaim keputusan tersebut diambil setelah adanya komunikasi yang “baik dan produktif” antara pihak Amerika Serikat dan Iran dalam beberapa hari terakhir.
Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, menyatakan bahwa klaim tersebut tidak berdasar dan menyebutnya sebagai bagian dari manipulasi informasi.
Penundaan ini dinilai sebagai sinyal de-eskalasi pertama setelah ketegangan meningkat tajam akibat ancaman serangan terhadap fasilitas vital Iran.
Pesawat yang terlibat dioperasikan oleh Jazz Aviation, yang merupakan mitra regional Air Canada.
Fokus utama konflik kini juga tertuju pada Selat Hormuz. Jalur ini merupakan salah satu rute utama distribusi minyak dan gas dunia.
Kapal selam tersebut adalah HMS Anson, salah satu armada canggih milik Royal Navy. Kapal ini dikenal memiliki kemampuan tempur tinggi, termasuk meluncurkan serangan presisi jarak jauh.
Dalam pernyataannya, Trump memberikan tenggat waktu yang tegas kepada Iran. Ia menuntut agar jalur air vital tersebut segera dibuka dalam waktu 48 jam.